SINGARAJA, SERANUSA.COM – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung eksistensi desa adat sebagai garda terdepan pelestarian budaya Bali.
Hal tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, dalam pengukuhan Prajuru Desa Adat Bondalem masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Bondalem, Kamis (26/3).
Dalam sambutannya, Wabup Supriatna menekankan pentingnya peran desa adat dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya di tengah kehidupan masyarakat.
“Desa adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, dan budaya di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
BACA JUGA
Gubernur Koster Sentil Perangkat Daerah, Jangan Tunggu Viral Baru Turun Lapangan
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh prajuru yang baru dikukuhkan. Menurutnya, tugas yang diemban tidaklah ringan, mengingat prajuru desa adat memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan fungsi-fungsi adat di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng, saya mengucapkan selamat kepada prajuru Desa Adat Bondalem yang telah dikukuhkan. Ke depan, saudara-saudara memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas-tugas adat di desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan desa adat membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai tradisi, serta komitmen kuat dalam mengayomi masyarakat.
Prajuru desa adat tidak hanya berperan dalam pelaksanaan upacara keagamaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat di lingkungan desa.
Wabup Supriatna juga menyoroti kekhasan masing-masing desa adat di Buleleng, termasuk dalam penerapan awig-awig atau aturan adat yang berbeda antarwilayah. Keberagaman tersebut dinilai sebagai kekuatan yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana.
“Prajuru desa adat harus mampu menjadi pengayom masyarakat, memfasilitasi persoalan adat, budaya, dan tradisi, serta menjaga keharmonisan kehidupan di desa. Selain itu, penting untuk membangun sinergi dengan desa dinas,” tegasnya.






