SERANUSA.COM,DENPASAR-Supervisi, monitoring, evaluasi (Sumonev) dari Pemkab Badung terhadap bisnis Spa di Badung dipertanyakan. Hal itu lantaran, Dugaan Sarang Prostitvsi Pink Palace Bali Spa yang baru saja Dibongkar Polda Bali.
Apa Lagi terdengar kabar, bahwa Polda Bali menemukan praktek prostitvsi sesama jenis di Pink Palace Spa Bali. Kini, sejumlah terapis dan GM telah ditahan di Polda Bali untuk menjalani pendalaman kasus ini. Owner Pink Palace yang diduga warga negara asing akan segera diperiksa Polda Bali.
Tokoh pariwisata Bali I Wayan Puspa Negara menegaskan, kasus prostitusi berkedok Spa yakni Pink Palace Bali Spa yang terletak di Jl. Mertasari, Kerobokan Kelod Kabupaten Badung, Bali bisa terjadi akibat dari lemahnya penegakan hukum mulai dari supervisi, monitoring, evaluasi (Sumonev) dan berakhir di penegakan hukum.
Anggota DPRD Badung dari Partai Gerindra tersebut mengatakan, kasus ini sesungguhnya tidak terjadi bila instansi lintas sektor melakukan Sumonev secara berkala. “Akibat lemahnya Sumonev ini maka munculah Pink Palace sebagai istana mermud yang menggelitik,” ujarnya, Kamis (19/9/2024).
Saat ini kasus prostitusi berkedok Spa ini menjadi atensi publik. Ia juga mengapresiasi Polda Bali yang dengan langkah hukum yang tegas terukur menindak praktik prostitusi sejenis berkedok Spa.
“Kami apresiasi langkah Polda Bali yang telah mampu mengungkap adanya praktik SPA dengan layanan sesama jenis yang menghentakkan perasaan publik Bali dengan pariwisata budayanya.
Disisi lain kita mempertanyakan bagaimana proses pembangunan, proses perizinan, hingga operasionalnya yang luput dari Sumonev Pemerintah Kabupaten Badung,” ujarnya.
Unit teknis di Dinas Perizinan Badung, Dinas Pariwisata Daerah Badung, SatPol PP dan lintas sektor lainnya harusnya sejak awal melakukan pengawasan.
“Sekarang saatnya penegakan hukum karena ternyata banyak terjadi pelanggaran yang menghentakan publik. Bagaimana mungkin citra Spa di Bali yang menjadi kebutuhan pariwisata dibelokkan untuk praktek prostitusi sesama jenis,” ujarnya.








