SINGARAJA, SERANUSA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, yang meninggal dunia usai diduga menjadi korban aksi main hakim sendiri di Kabupaten Tabanan.
Bantuan diserahkan pada Senin (27/7) sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban yang kehilangan tulang punggung keluarga. KD diduga menjadi sasaran aksi persekusi setelah kedapatan mencuri ayam. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Paket bantuan yang diberikan berupa 50 kilogram beras, 30 dus mi instan, 200 liter minyak goreng, serta 25 kilogram telur. Ahmad Sahroni berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga di tengah masa berduka.
“Saya turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi kepada korban dan keluarganya. Main hakim sendiri jelas merupakan tindakan yang salah dan para pelaku harus diusut. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Sahroni.
Ia menegaskan, praktik main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum. Menurutnya, setiap dugaan tindak pidana harus diproses melalui jalur hukum dan diserahkan kepada aparat penegak hukum, bukan diselesaikan dengan tindakan kekerasan yang berujung hilangnya nyawa.
Sementara itu, sepupu korban, Made Parta, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarga.
“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pak Ahmad Sahroni. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Keluarga korban juga berharap proses hukum atas kasus yang menewaskan KD dapat berjalan secara transparan, adil, dan tuntas.




