Bali United Out di Piala Presiden, Keok di Dipta, Maringa Jadi Striker, Wasit dan VAR Anulir 2 Gol Serdadu Tridatu

Penyerang Bali United Privat Mbarga tersangkut jaring gawang usai mencetak gol kedua saat hadapi Madura United FC pada laga grup B Piala Presiden 2024, Rabu 24 Juli 2024. Foto Bali United
Penyerang Bali United Privat Mbarga tersangkut jaring gawang usai mencetak gol kedua saat hadapi Madura United FC pada laga grup B Piala Presiden 2024, Rabu 24 Juli 2024. Foto Bali United

SERANUSA.COM, GIANYAR – Bali United out dari grup B Piala Presiden 2024. Meski bermain di home alias rumah sendiri Stadion Dipta Gianyar Bali, justru Bali United keok di dua laga kontra Arema FC dan Madura United.

Asuhan pelatih Stefano Cugurra Teco kalah 0-1 lawan Arema FC 0-1 dan kalah 2-3 kontra Madura United.

Dalam laga kontra Madura, Rabu 24 Juli 2024 sore, kiper Bali United Adilson Maringa memilih jadi stiker pada sepak pojok unjury time.

Dan lebih menyakitkan bagi Bali United, dua gol mereka dianulir wasit dan VAR.

Termasuk gol Kenzo Nambu menit 90+7. Sayang gol yang akan menjadi penyeimbang 3-3 ini justru di anulir karena wasit VAR menyatakan Kenzo dalam posisi offside.

Sebelumnya, gol Made Tito juga di anulir setelah VAR cek, pemain asal Buleleng ini telah offside.

Diluar dugaan laga kedua grup B Piala Presiden 2024 di Stadion Dipta Gianyar Bali, Rabu 24 Juli 2024 pukul 16 30 WITA. Gawang Bali United dibobol detik 37 oleh Noriki Akada.

Gol ini terjadi saat pemain Bali United belum siap. Gol ini memicu semangat para pemain Madura United asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro (WCP).

Namun, Serdadu Tridatu asuhan Stefano Cugurra Teco tak menurunkan perjuangan. Semua pemain terus berupaya mencari ruang untuk mencetak gol.

Ricky Fajrin dkk berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang Madura. Wasit utama yang memimpin laga Sance Lawita melihat terjadi pelanggaran. Sehingga di cek VAR.

Wasit VAR Tomi Mangopa menyatakan terjadi pelanggaran dan menunjuk titik putih.

Penalti Bali United di eksekusi Mitsuru Maruoka dan berhasil menjadi gol. Kiper Madura Dikri Yusron gagal menghalau bola.

Setelah gol ini, pemain Bali United terus melancarkan serangan. Hingga akhirnya mendapat kesempatan gol lewat kaki Made Tito. Sayang, gol ini dianulir karena menurut VAR Tito sudah berada dalam posisi offside.

Bali United akhirnya bisa mencetak gol kedua untuk keunggulan babak pertama setelah Privat Mbarga mencetak gol menit 45. Asis Tito berhasil dikonversi menjadi gol oleh Privat.

Pada babak pertama, tiga orang skuat Bali United mendapat kartu kuning yakni pelatih Teco, Elias Dolah, dan Novri Setiawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *