BALITREN.COM,GIANYAR-Sudah dibela-belain bikin ikon korea oleh para fans setia Bali United, justru legenda Fadil Sausu cadangan mati alias camat. Fadil masuk line up namun tak diberikan kesempatan tampil oleh Teco saat menjamu Borneo FC.
Laga perebutan peringkat ketiga Championship Series Liga 1 2023/2024 berakhir 0-0 di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu 25 Mei 2024.
Bali United juga kehilangan Eber Bessa pada laga ini karena kartu merah.
BACA JUGA:
Pieter Huistra: Bisa Selesaikan Bali United di Batakan
Kini nasib Bali ditentukan di kandang Borneo FC di Stadion Batakan, 30 mei mendatang. Koreo terindah di akhir musim Liga 1 di DIpta ini dibuat fans Northsideboys12 (NSB12) di sisi utara.
Koreo itu terlihat replika Fadil Sausu mengenakan jersey kebesaran berwarna merah nomor 14. Fadil terlihat mengangkat trofi juara dan juga ikon NSB12 memegang satu Piala. Disinyalir dua tropi ini menggambarkan Bali United yang telah dua kali juara Liga 1.
Kemudian pilihan sosok Fadil menjadi ikon, karena pemain ini menjadi pemain pertama Bali United selain Ricky Fajrin dan Yabes Roni. Fadil menjadi pemain paling berkontribusi saat Bali United juara Liga 1 dua kali.
Di Bagian bawah Koreo itu tertulis, Thx For Everything u Given We’ll Always Be Proud. Let’s Do It Again For Next Season.
Tulisan ini mengandung makna luar biasa. Karena Fans mengucapkan terima kasih atas perjuangan Bali United yang membuat mereka banggga. Mereka berharap Serdadu Tridatu melakukan hal serupa di musim mendatang.
BACA JUGA:
Siap Bayar Rp 500 Juta jika Medsos dan Akun Google Kamu ditemukan Konten Ini, Wajib Waspada Semeton
Sayangnya, koreo yang begitu indah ini tak sesuai harapan karena Fadil Sausu tak diturunkan Teco di laga ini. Kesempatan Fadil makin tipis setelah Eber Bessa kartu merah menit 60. Teco harus mengganti Irfan Jaya dengan Yabes Roni dan Rahmat Arjuna dengan M rahmat di posisi winger. Kedua pemain mendapat instruksi bisa serang dan wajib bertahan karena Bali hanya bermain dengan 10 pemain.
Selanjutnya untuk menjaga agar tak kebobolan, Teco menarik Kadek Agung di posisi gelandang bertahan dan mengganti dengan Mohammed Rashid menit 90+6.








