SERANUSA.COM,DENPASAR-Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster merupakan seorang pemimpin konseptor di Bali. Pria asal Sembiran Buleleng ini berhasil menyusun Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-20125.
Koster ingin mewujudkan Bali Masa Kini (Wartamana) yang bermanfaat untuk anak cucu krama Bali ratusan tahun kedepan.
Dengan visi NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI, sejak 2018 hingga 2023, Gubernur Koster telah menerapkannya dalam menjalankan 100 tahun Bali Era Baru.
Kini, Pulau Dewata tak lagi menuju Bali Era Baru, melainkan telah berada di ruang-ruang haluan pembangunan Bali Era Baru.
Wayan Koster mendapat apresiasi atas apa yang telah dikonsepkan, disusun dan diterapkan untuk krama Bali.
Dihadapan 300 Tokoh, Praktisi, Akademisi, Asosiasi, dan Sulinggih, Koster diapresiasi sejumlah petinggi negara.
Seperti Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Suharso Monoarfa, Kepala BRIN RI, Laksana Tri Handoko, dan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono.
Apresiasi ini terjadi saat Wayan Koster sebagai Gubernur Bali 2018-2023, memaparkan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru di Hotel Trans Resort, Bali, 5 Mei 2023.
Saat itu, seminar dibuka langsung Presiden Kelima RI Prof. Dr. (HC), Hj. Megawati Soekarnoputri.
Dilansir dari nangunsatkerthilokabali, saat itu Koster memaparkan tentang hal ini dihadapan sekitar 300 peserta seminar.
Diketahui bahwa Koster secara langsung memimpin penyusunan materi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru.
Ia tak sendiri melainkan melibatkan sejumlah para ahli di bidangnya masing-masing.
Seperti para rohaniawan, akademisi, pakar, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu, yaitu pakar sejarah, antropologi, sosiologi, psikologi, adat, seni-budaya, arsitektur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, lingkungan, ekonomi, energi, perindustrian, infrastruktur, dan tata ruang.
Dalam kesempatan itu, Wayan Koster menjelaskan Bali Masa Kini (Wartamana) merupakan rangkaian pembangunan Bali yang diselenggarakan sejak Indonesia Merdeka tahun 1945 sampai saat ini, yakni tahun 2024, selama kurun waktu 79 tahun, yang berkaitan dengan pembangunan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali.








