SINGARAJA, SERANUSA.COM – DPD II Partai Golkar Kabupaten Buleleng menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar yang berlangsung di Sekretariat DPD II Partai Golkar Buleleng, Jalan Ngurah Rai, Singaraja, Rabu (17/12/2025).
Dalam Muscam tersebut, terpilih sembilan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar yang kemudian dilantik langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Buleleng, IGK Kresna Budi.
Adapun pengurus yang dilantik yakni Ketua PK Tejakula Ketut Dody Tisna Adi, S.M., Ketua PK Kubutambahan Ketut Patra, Ketua PK Sawan Gede Suparmen, Ketua PK Buleleng Drh. Nyoman Dhuka Jaya, Ketua PK Sukasada Nyoman Mardika, Ketua PK Banjar Ni Wayan Parlina Dewi, S.Pd., Ketua PK Seririt Made Suarsana, S.Sos., Ketua PK Busungbiu Ketut Hermawan, S.E., serta Ketua PK Gerokgak Putu Suastika, S.E.
BACA JUGA
Dari Buleleng untuk Korban Banjir Sumatera, Undiksha Kirim dokter, Perawat, Bidan Bantu Warga
Ditemui disela-sela kegiatan IGK Kresna Budi menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan Muscam yang berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.
Menurutnya, pergantian pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan telah berlangsung tanpa kendala berarti. Ia juga menyebutkan, dari sembilan ketua PK yang terpilih, tiga di antaranya merupakan kader baru
“Suksesnya Muscam Partai Golkar Buleleng membuktikan bahwa proses regenerasi dan pengkaderan berjalan sangat baik. Ini menandakan mesin partai bergerak dan semakin solid,” tegasnya.
Terkait perekrutan generasi muda, Kresna Budi menegaskan bahwa Partai Golkar Buleleng terus membuka ruang bagi kalangan muda dan pengusaha untuk bergabung. Hal tersebut terlihat dari munculnya wajah-wajah baru dalam kepengurusan.
“Sebagian besar pengurus direkrut dari kalangan anak muda dan pengusaha, yang kemudian berbaur dengan para senior untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat partai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Partai Golkar Buleleng kini meninggalkan pola persaingan yang tidak sehat dan sepenuhnya mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.
“Kami di Golkar Buleleng sangat solid. Sudah ada kesadaran bahwa tujuan partai hanya bisa dicapai dengan kekompakan. Tidak ada lagi pemilihan yang gontok-gontokan, semuanya melalui musyawarah,” tandasnya.
Menjelang Pemilu mendatang, Kresna Budi menyampaikan bahwa Partai Golkar Buleleng memasang target secara realistis namun tetap optimistis dalam perolehan kursi legislatif. “Kami menargetkan minimal mampu mempertahankan kursi di dewan,” pungkasnya.(*)





