SERANUSA.COM,DENPASAR-Gunung Agung Bali kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel). Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Alami luka menganga di kepala dan ditemukan tewas di ketinggian 2200 Mdpl pada Kamis 2 januari 2025. Tragis korban ditemukan berada di bawah 100 meter.
Awalnya, tim SAR gabungan kesulitan menemukan korban. Karena kondisi cuaca dan kendala lainnya. Selama dua hari pencarian, tim kesulitan menemukan. Hingga kamis baru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
BACA JUGA:
Selamat Tinggal Kabel Semrawut Kota Denpasar, Era Kabel Fiber Optik Dimulai, Ditanam di Pantai Sanur
Seperti dilansir dari akun resmi Basarnas Bali, dijelaskan jika jenasah korban asal Korsel ditemukan pada hari kedua pencarian.
“SRU 1 yang bergerak dari Pura Pasar Agung sekitar pukul 07.00 Wita melihat tubuh korban posisi tertelungkup saat penyisiran di jalur pendakian pasar Agung, posisi jenasahnya berada kurang lebih 100 meter di bawah,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Pada pukul 10.20 Wita 2 tim lainnya bergerak menuju posisi penemuan korban, untuk memastikan kondisi dan identitasnya. “Terlihat ada luka terbuka di bagian kepala kemungkinan mengalami benturan keras pada batu-batu,” imbuh Sidakarya.
Hal serupa juga dinyatakan oleh Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana.
“Posisi korban saat ditemukan kepalanya di bawah dan kakinya di atas, tewas diperkirakan karena terjatuh,” terangnya.
BACA JUGA:
Dua Pendaki Gunung Agung Tersesat, Ini Kondisinya Saat Ditemukan di Ketinggian 1300 MDPL
Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi dan turun menuju Posko Pasar Agung. Pada pukul 12.40 Wita jenasah dibawa menuju ke RSUD Karangasem menggunakan ambulance
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, menjabarkan teknis pencarian, dimana pada pagi tadi tim SAR gabungan yang digerakkan sebanyak 3 SRU dengan jalur pendakian berbeda.








