Kepada Media Internasional, Gubernur Koster Ajak Dunia Jaga Pariwisata Bali Berbasis Budaya, Berkualitas dan Bermartabat

Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Provinsi Bali merupakan satu – satunya Provinsi di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Provinsi Bali merupakan satu – satunya Provinsi di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

DENPASAR, SERANUSA.COM-Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Provinsi Bali merupakan satu – satunya Provinsi di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai oleh Rossiya Segodnya, International Media Group melalui Asia and Pacific Correspondent, Uliana Miroshkina pada rahina Saraswati, Sabtu (Saniscara Umanis, Watugunung) 4 April 2026 malam di Jayasabha, Denpasar.

Didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra dan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali, Ida Bagus Surja Manuaba, Gubernur Koster menjelaskan sebagai destinasi wisata dunia, pariwisata Bali telah mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan perekonomian Bali yang mencapai 66,0 persen (data tahun 2024).

BACA JUGA

Dukung Sport Tourism, Gubernur Koster Dorong Run ASITA Bali jadi Agenda Tahunan

Kontribusi pariwisata Bali juga diberikan terhadap devisa negara, dimana pada tahun 2024 mencapai sebesar 53,6 persen dari total devisa pariwisata Indonesia.

Dalam jumlah kunjungan, pariwisata Bali di Tahun 2025 telah mampu mendatangkan Wisatawan Asing (Wisman) ke Pulau Dewata mencapai 7,05 juta orang atau lebih tinggi dari Tahun 2024 yang jumlahnya hanya mencapai 6,3 juta orang.

“Jadi ekonomi Bali, betul – betul ditentukan oleh sektor pariwisata. Karena itulah pariwisata Bali mesti dikelola dengan konsep Pariwisata berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat. Mengapa berbasis budaya, karena awal munculnya pariwisata Bali disebabkan oleh ketertarikan masyarakat dunia terhadap kebudayaan Bali, dan hal ini berkembang dari tahun 1963 di Pulau Dewata,” ujar mantan Anggota DPR RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Wayan Koster menceritakan, bahwa pada awalnya, orang – orang dari berbagai negara sangat tertarik untuk melihat budaya, terutama aktivitas masyarakat Bali di Ubud, Gianyar dalam berkesenian tari, seni gamelan, seni lukis dan seni pahat dengan menampilkan produk budaya khas Bali.

Kemudian, dari sinilah, orang asing yang berkunjung ke Ubud menceritakan kekayaan seni budaya Bali ke berbagai negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *