SERANUSA.COM,DENPASAR-Terbukti dan teruji, dua kata yang cocok untuk pasangan calon Gubernur Bali 2024-2029, Wayan Koster dan Giri Prasta.
Tak banyak yang perlu kedua figur ini bicara untuk meyakinkan krama Bali. Koster Gubernur Bali 2018-2023 dan pernah menjabat Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, tak terhitung karyanya untuk Bali.
Sementara itu, Giri Prasta Bupati Badung dua periode. Tak hanya masyarakat Badung yang merasakan wujud nyata kepemimpinan Giri Prasta.
Krama Bali seluruh Pulau Dewata dari desa adat, STT, pelaku pariwisata, pelaku seni budaya, pemerintah, dan semua elemen telah merasakan tindakan nyata Bupati Giri.
Bahkan, ada sematan Giri Prasta Bupati Rasa Gubernur Bali. Kini, Giri akan duduk sebagai sebagai wakil gubernur Bali lima tahun kedepan jika terpilih.
Kini kedua figur terbaik Bali yang telah berbuat untuk seluruh warga Bali se Nusantara ini, telah bersatu. Kolaborasi keduanya bakal apik. Koster sang konseptor program membangun, menjaga dan melestarikan Bali dan Giri akan menjadi eksekutor atau action semua program tersebut.
Senior dan junior PDI Perjuangan ini akan berbuat yang terbaik untuk Bali. Kini, Giri Prasta meminta doa restu dan dukungan krama Bali pada 27 November 2024.
Giri tetap realistis dalam pertarungan nanti. Karena lawannya yakni paket Mulia-PAS (Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana).
Politisi asal Petang ini tak menargetkan kemenangan berapa persen. Baginya, terpenting Koster Giri menang dalam Pilkada Serentak 2024.
“Intinya Koster Giri menang. Kami tidak menargetkan berapa persen kemenangan.
Tapi, yang penting kami memohon doa restu, dan dukungan dari seluruh masyarakat Bali,” tegas Koster disambut riuh teriakan Menyala Wii oleh ribuan pendukung di KPU Bali.
Ketua DPC PDIP Badung ini juga mengungkap alasan mendampingi Wayan Koster sebagai calon Gubernur Bali. Menurut Giri, ia banggga dan beterima kasih atas kepercayaan PDIP.
“Saya sebagai petugas partai ditugaskan dimanapun saya siap. Tapi jika terpilih nanti, kita akan menjadi milik seluruh masyarakat Bali,” katanya.








