Kyai Mahrusun Hadyono Ketua MUI Bali 2025-2030, Koster: Tetap Solid, Mari Bangun Bali Bersama

Kyai Mahrusun Hadyono Kembali Terpilih Menjadi Ketua MUI Provinsi Bali Periode 2025-2030, Gubernur Koster: Tetap Solid, Mari Bangun Bali Bersama.
Kyai Mahrusun Hadyono Kembali Terpilih Menjadi Ketua MUI Provinsi Bali Periode 2025-2030, Gubernur Koster: Tetap Solid, Mari Bangun Bali Bersama.

DENPASAR,SERANUSA.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali 2025 yang berlangsung di Harris Conventions Denpasar, Bali berjalan lancar dan mulus, Ahad (14/12/2025).
Hasilnya, KH. Mahrusun Hadyono kembali terpilih untuk periode kedua masa bhakti 2025 – 2030.

Mahrusun kembali dipercaya menakhodai organisasi wadah para ulama dan ormas ini lewat tim formatur.
Menariknya, dalam format yang baru ini ada nama mantan anggota DPD RI dapil Bali, H. Bambang Santoso dan H. Masrur Makmur masing-masing sebagai Wakil Ketua.


Sekretaris juga tetap dipercayakan kepada H. Ismoyo Soemarlan, sedang Bendahara yakni Pinto Wahyudi. Pun demikian Ketua Dewan Pertimbangan juga tetap KH. Nurhadi.


Hasil tersebut langsung ditetapkan sebagai hasil Musda MUI Bali ke- XII oleh sidang pleno yang dipimpinTotok Nugroho dan Oktan Hidayat itu langsung diputuskan sebagai ketetapan.


Kyai Mahrusun usai penetapan dihadapan para peserta menegaskan bahwa di lembaga MUI tidak ada persaingan figur. Yang ada katanya, justru saling mempersilahkan untuk memimpin umat.

BACA JUGA

PDI Perjuangan Serahkan Dana Gotong Royong Rp 517 Juta untuk Korban Banjir Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara


“Sudah diputuskan, bahwa kami dan teman-teman lain diamanati untuk melanjutkan kepengurusan MUI periode 2025-2030. Saya ucapakan terimakasih kepada peserta dan semua pihak atas kepercayaan ini,” ungkap Mahrusun.


Ia lalu meminta dukungan semua pengurus untuk membantu dalam melaksanakan program-program yang belum terencana maupun sudah terencana agar lebih baik lagi kedepannya.


”Ini sangat penting agar MUI Bali kedepan bisa lebih baik dari semua aspek dan bidang-bidangnya,” tandas mantan Ketua Baznas Provinsi Bali, ini.

Mahrusun juga menyampaikan, jika ada program kerja yang kurang, pengurus bisa memberikan masukkan baik secara lisan maupun tertulis agar semua bisa berjalan dengan baik. “Itu untuk menjadi koreksi dan sekaligus perbaikan bersama,” sambungnya.

Mahrusun juga mengingatkan, acara Musda XII MUI Bali ini menjadi khadimul ummah sehingga ia mengajak semua untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di semua aspek dan dinamika keuamtan. Baik ekonomi, menjaga anak muda, kerukunan umat beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *