Legacy Gubernur Koster akan Abadi, Langsung Sentuh Kebutuhan Dasar, Dijalankan Gotong Royong dan Dilanjutkan Pemimpin Berikut

Legacy Gubernur Koster akan Abadi, Langsung Sentuh Kebutuhan Dasar, Dijalankan Gotong Royong akan Dilanjutkan Pemimpin Berikut.
Legacy Gubernur Koster akan Abadi, Langsung Sentuh Kebutuhan Dasar, Dijalankan Gotong Royong akan Dilanjutkan Pemimpin Berikut.

DENPASAR,SERANUSA.COM-Sejumlah legacy Gubernur Bali dua periode Wayan Koster akan dilanjutkan siapapun pemimpin Bali berikutnya. Karena program-program tersebut langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat kurang mampu dan miskin ekstrem.

Bahkan program ini mendapat dukungan penuh dari perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/S) se-Bali. Jika akademisi dan tokoh pendidikan Bali mendukung penuh serta menjalankan kebijakan visioner Gubernur Koster, apakah pemimpin Bali berikutnya akan menanggalkan program tersebut? Atau sebaliknya menjalankan lebih kencang lagi?

Satu diantara banyak program visioner Gubernur Koster yang akan menjadi legacy Bali berkelanjutan bernama Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Program ini lahir dari pemikiran Gubernur Koster untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Bali unggul.

Bagi Gubernur Bali asal Sembiran ini, mencetak manusia Bali unggul merupakan program penting atau jantung dari komitmennya menata unsur krama Bali dalam visi Nangun sat Kerti Loka Bali melalui pola pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Bali.

BACA JUGA

PT Dukung Satu Keluarga Satu Sarjana, Rektor: Gubernur Koster Cerdas Mencermati Persoalan Pendidikan di Desa-desa Terpencil 

Koster berupaya mengalokasi APBD Pemprov Bali untuk masyarakat kurang mampu dan masyarakat miskin ekstrem di Bali. Tujuannya agar meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi, mencetak SDM Bali Unggul, serta memberikan akses pendidikan merata bagi semua masyarakat.

Program ini juga akan memperkuat ekonomi masyarakat paling bawah di Bali. Disebut program visioner, karena Koster meggandang 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali sekaligus menerapkan gotong royong dalam menjalankannya.

Pantauan media ini di lapangan, sejumlah keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem di Bali menilai program ini memberikan kesempatan berharga bagi anak dari keluarga kurang dan miskin yang selama ini terbentur biaya kuliah.

SKSS merupakan investasi jangka panjang dari Gubernur Bali Wayan Koster bagi krama Bali. Koster ingin generasi penerus Bali berkualitas agar bisa memutus kemiskinan antargenerasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *