Menteri LH Peringati Danone Segera Ikuti Arahan Gubernur Koster demi Bali Bersih Sampah Plastik

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq siap mendukung Gubernur Bali Wayan Koster menjalankan Gerakan Bali Bersih Sampah.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq siap mendukung Gubernur Bali Wayan Koster menjalankan Gerakan Bali Bersih Sampah.

BADUNG,SERANUSA.COM-Menteri Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memperingati Danone sebagai produsen air minum dalam kemasan (AMDK) agar mengikuti arahan Gubernur Bali Wayan Koster.

Menteri Hanif menegaskan siap pasang badan hadapi Danone. Ultimatum Menteri Hanif setelah dirinya mendengar langsung penyampaian Gubernur Koster bahwa masih ada produsen yang belum menyetujui regulasi Pemprov Bali SE nomor 9 tahun 2025 terkait Gerakan Bali bersih Sampah.

BACA JUGA

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Didukung Penuh 26 Kampus Negeri dan Swasta, Gubernur Koster: Demi Generasi Unggul Bali

Dalam kesempatan itu, Menteri Hanif mendengar langsung saat Gubernur Koster menyampaikannya pada acara Apel Bersama dan Aksi bersih Sampah pada perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Baruna Shelter Kuta, Kamis 5 Juni 2025.

“Kami sudah mengumpulkan produsen air minuman kemasan, ada 18 produsen minuman kemasan di Bali yang kami sudah kumpulkan semuanya.


Semuanya mendukung, kecuali satu, izin saya harus menyampaikan di sini, yang satu ini yang belum adalah Danone yang memproduksi minuman air Aqua. Kami akan undang lagi (Danone,red),” kata Wayan Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, produsen lain selain Danone, semuanya sudah setuju menghentikan minuman kemasan plastik sekali pakai di bawah satu liter.

Produsen juga hanya akan menghabiskan produk yang sudah terlanjur produksi sampai bulan Desember 2025.

“Januari 2026 sudah tak ada lagi minuman kemasan plastik dibawah satu liter,” kata Koster.

Menanggapi hal ini, Menteri Hanif angkat bicara dan beri peringatan keras. Ia meminta para pelaku usaha agar bertanggung jawab pada produksi produk dan konsumsinya.

“Disampaikan oleh Pak Gub (Koster,red), ada salah satu produsen yang tidak dan belum mendukung upaya Pak Gubernur menuju Bali bersih, saya ingatkan hari ini secepatnya mengikuti apa yang diarahkan Pak Gubernur,
atau akan berhadapan dengan Menteri Lingkungan Hidup,” tegas Menteri Hanif.

BACA JUGA

Koster Minta 158 Pejabat Eselon III dan IV Jangan Aneh-aneh, Tegaskan Pengisian Jabatan Sesuai Prinsip Merit dan Manajemen Talenta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *