SERANUSA.COM,DENPASAR-Yang Mulia Mgr. DR. Paul Budi Kleden, Guru Teologi Terlibat yang Terpilih Menjadi Uskup. Dipercayanya Mgr. DR. Paul Budi Kleden sebagai Uskup untuk Keuskupan Agung Ende, Flores, NTT memantik kesaksian dari jebolan STFK Ledalero (IFTK Ledalero).
Satu mantan murid Pater Budi bernama Arnoldus Dhae beri kesaksian mendalam.
Kisahnya sungguh menarik dan menginspirasi. Pengalaman iman dibawah asuhan Pater Budi dibagi Arnol Dhae. Simak selengkapnya kisahnya disini.
Handphone saya memiliki 6 grup bernuansa katolik. Dari paroki, alumni kampus, grup angkatan di kampus, paroki asal, Pemuda Mauponggo, paroki domisil, guru agama Katolik dan beberapa grup yang anggotanya profesi jurnalis. Semua grup mengumumkan terpilihnya Pater DR Paul Budi Kleden, SVD sebagai Uskup untuk Keuskupan Agung Ende, Flores, NTT.
Saya menyimak tiap grup WhatsApp dengan senyum bangga. Mereka berkomentar dengan cara mereka masing-masing. Hampir di seluruh grup itu, saya adalah orang yang mungkin memberikan reaksi paling terakhir.
Saya adalah salah satu dari ribuan mahasiswa alumni STFK Ledalero yang sekarang berubah nama menjadi IFTK Ledalero. Berikut ini saya menulis kesan pribadi selama saya menjadi mahasiswa DR Paul Budi Kleden. Dia adalah dosen yang sangat rendah hati.
BACA JUGA:
Double Six Pantai Legian Kuta Manjakan Diri Seharga Rp 2000, Sunset Indah Digenggaman
Di kelas, mimik mengajarnya sungguh terkesan. Saya adalah mahasiswa yang dijuluki tukang mengantuk di kelas, tapi maaf ya, tidak pernah Remidi alias Her, istilah kami waktu itu. Selalu lulus murni untuk semua mata kuliah. Sarjana Filsafat saya dengan IPK 3,45.
Bukan mahasiswa cerdas tetapi lebih ke mahasiswa yang penuh dengan legenda karena sering kontroversi di kampus. Nama saya masih menjadi bahan candaan dan bulian sampai sekarang.
Namun menariknya, kalau mata kuliah yang diampu Pater Budi (begitu nama yang biasa dipanggil di kampus), tidak ada rasa kantuk. Energi selalu berlipat ganda. Pikiran terangsang kuat dan lentur. Naluri intelektual kuat dan teguh. Itulah sosok Pater Budi.




