Perayaan Hari Wanita Internasional 2026, Ketua TP PKK Bali Ajak Perempuan Bertindak Nyata

Perayaan Hari Wanita Internasional 2026, Ketua TP PKK Bali Ajak Perempuan Bertindak Nyata.
Perayaan Hari Wanita Internasional 2026, Ketua TP PKK Bali Ajak Perempuan Bertindak Nyata.

DENPASAR,SERANUSA.COM- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Ni Luh Putu Putri Suastini atau Putri Koster, mengajak para perempuan untuk tidak hanya memikirkan kesetaraan, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Wanita Internasional Tahun 2026 (International Women’s Day 2026) yang digelar di Hotel Maya, Sanur, Denpasar, pada Kamis (12/3).

Ia menegaskan bahwa perempuan Indonesia dan dunia perlu terus membuka wawasan serta memperkuat semangat agar mampu berperan aktif, dengan tetap menjunjung tinggi karakter dan nilai-nilai adab ketimuran.

Menurutnya, dalam acara yang bertajuk Women Taking Action atau Wanita Bergerak itu, semangat emansipasi perempuan telah tumbuh sejak lama, bahkan sejak masa perjuangan Raden Ajeng Kartini.

BACA JUGA

PKK Bali Dorong Perputaran Ekonomi Lokal, Hadirkan Pasar Rakyat bagi 138 UMKM

“Sejak dahulu perempuan telah menyadari pentingnya kesetaraan gender, namun bukan untuk menjadi saingan laki-laki, melainkan sebagai pendamping yang setara dan saling menguatkan,” jelasnya pada acara yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Di Bali sendiri, perempuan sejak lama telah terlibat aktif dalam berbagai aktivitas adat serta memikul tanggung jawab dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Saat ini pun perempuan telah banyak mengisi berbagai profesi penting, sehingga perempuan tidak hanya menuntut hak, tetapi juga harus menunjukkan kontribusi nyata,” tegasnya.

Ia pun mencontohkan dirinya yang tidak hanya berdiam diri sebagai istri gubernur, tetapi juga aktif bekerja melayani masyarakat melalui perannya sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Bali. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama suami dan istri dalam membentuk karakter anak-anak dalam keluarga.

Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, dalam sambutannya menyoroti tantangan kesetaraan gender yang masih dihadapi perempuan di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *