Reses Komisi IV DPR RI di Buleleng, Petani Terima Bantuan Alsintan dan Bibit Unggul

Reses Komisi IV DPR RI di Buleleng, Petani Terima Bantuan Alsintan dan Bibit Unggulan.
Reses Komisi IV DPR RI di Buleleng, Petani Terima Bantuan Alsintan dan Bibit Unggulan.

SINGARAJA, SERANUSA.COM – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja pada Kamis (9/10).

Ratusan kelompok tani dan subak dari berbagai kecamatan di Buleleng tampak antusias menyambut kedatangan Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, yang melaksanakan kegiatan Reses di daerah tersebut.


Dalam agenda reses kali ini, Adi Wiryatama menyalurkan sejumlah bantuan pertanian kepada kelompok tani dan subak di Buleleng, meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit alpukat, serta benih padi dan jagung. Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Komisi IV DPR RI dalam memperkuat sektor ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

BACA JUGA

Bupati Buleleng Dorong Pelestarian Ekosistem Laut Lewat Bakti Lingkungan Hidup


Dalam sambutannya, Adi Wiryatama mengaku terkesan dengan semangat petani di Buleleng yang dinilainya masih sangat kuat dan kompak dalam mengembangkan pertanian lokal. Ia juga memuji langkah cepat Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menyiapkan berbagai program pendukung, termasuk proposal pengembangan pertanian sebelum diminta.


“Saya lihat semangat dan roh petani di Buleleng masih sangat hidup. Mereka kompak hadir, dan kepala daerahnya juga luar biasa sebelum kita minta, proposal sudah disiapkan. Di daerah lain, kita sudah bicara, tapi proposalnya belum tentu ada. Karena itu, Buleleng akan menjadi salah satu prioritas bagi saya,” tegas Adi Wiryatama.


Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi IV DPR RI atas perhatian yang diberikan kepada petani di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa program reses ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Buleleng dalam mewujudkan kabupaten mandiri pangan.


Menurut Sutjidra, saat ini Pemkab Buleleng bersama Forkopimda terus bersinergi menjalankan berbagai program ketahanan pangan. Ia menyebutkan, Buleleng memiliki lahan eksisting seluas 6.400 hektare dengan pola tanam mencapai 18.000 hektare, yang di akhir tahun diproyeksikan menghasilkan surplus padi hingga 1.500 ton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *