Restu Alam Semesta dan Doa Semeton Bali, Wayan Koster Berhasil Bawa APBN Rp 829 M Bangun Bendungan Sidan, Kini Progres 80 Persen

Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster dan progres Bendungan Sidan. FOTO ist instagram
Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster dan progres Bendungan Sidan. FOTO ist instagram

SERANUSA.COM,BADUNG-Tak banyak yang tahu siapa aktor dibalik pembangunan Bendungan Sidan Badung Utara Desa Belok Sidan kecamatan Petang Badung Bali.

Sejak 2019 lalu, Gubernur Bali 2018-023 Dr Wayan Koster telah memperjuangkan di pusat untuk mendapat kucuran dana APBN sebesar 829 Miliar (M) untuk pembangunan bandungan ini.

Kini progres pembangunan bendungan Sidan di Petang telah mencapai 80 persen.

Tak lama lagi, semeton di Bali khusus Kuta Utara akan merasakan dampak kehadiran infrastruktur penyedia air baku ini.

Tercatat pada 4 April 2019 lalu, Wayan Koster melakukan ground breaking yang menandai pembangunan Bendungan Sidan.

Bendungan ini diproyeksi memiliki tinggi 68 meter dengan kapasitas mencapai 3,83 juta meter kubik.

BACA JUGA:

Orang Muda Bali Ngefans Wayan Koster, Berani Lakukan Ini Didepan Publik

Bendungan di Desa Petang ini diharapkan menjadi penyedia air baku sebesar 1.570 liter per detik untuk daerah layanan Sarbagita. Potensi pembangkit listrik juga bisa gunakan aliran air bandungan ini. Potensi pembangkit listrik sebesar 0,65 megawatt.

Bendungan Sidan merupakan Bendungan tipe zonel dengan inti tegak memiliki panjang puncak 158 meter serta lebar puncak 8,5 meter. Sumber airnya berasal dari Sungai Ayun.

Bendungan ini juga dilengkapi dengan terowongan sepanjang 555 meter dengan diameter lima meter yang memiliki fusngi pengendali banjir dari debit masuk sebesar 405,09 meter/detik menjadi 138,20 m/detik debit keluar.

Untuk diketahui, luas tanah untuk Bendungan Sidan sekitar 82,73 hektar. Terdiri dari 168 bidang tanah lima desa yaitu Belok Sidan (Badung), Buaban Kaja (Gianyar), Mengani, Banutin, dan Langgahan (Bangli).

“Penyediaan kebutuhan air ini merupakan program strategis kami, dan telah kami siapkan master plan pengelolaan air di Bali yang salah satu isinya adalah memetakan seluruh sumber air yang ada di seluruh Balu,” kata Wayan Koster saat melakukan Ground Breaking 4 April 2019 lalu.

BACA JUGA:

Rektor IPB University Prof Arif Satria:Pertanian Organik Kebijakan Wayan Koster Selamatkan Bumi dan Generasi Mendatang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *