Satin PMR Wira PMI Buleleng Jadi Daya Tarik, PMI Bantul Lakukan Studi Tiru

Satuan Inti (Satin) Palang Merah Remaja (PMR) Wira PMI Kabupaten Buleleng menjadi daya tarik bagi PMI Kabupaten Bantul.
Satuan Inti (Satin) Palang Merah Remaja (PMR) Wira PMI Kabupaten Buleleng menjadi daya tarik bagi PMI Kabupaten Bantul.

SINGARAJA, SERANUSA.COM – Satuan Inti (Satin) Palang Merah Remaja (PMR) Wira PMI Kabupaten Buleleng menjadi daya tarik bagi PMI Kabupaten Bantul.

Ketertarikan tersebut diwujudkan melalui kegiatan studi tiru untuk mempelajari tata kelola dan administrasi pembentukan PMR Inti di tingkat SMA/SMK dan MA.


Sebanyak lima personel PMI Kabupaten Bantul berkunjung ke PMI Kabupaten Buleleng bertepatan dengan pelaksanaan Diklat PMR Wira Satuan Inti Angkatan ke-41.

Kehadiran rombongan tersebut disambut langsung Ketua PMI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Buleleng.


Supriatna menyampaikan bahwa Diklat PMR Wira Satuan Inti PMI Kabupaten Buleleng telah menjadi rujukan bagi sejumlah kabupaten di Indonesia.

Hal itu, menurutnya, merupakan kebanggaan tersendiri bagi jajaran PMI Kabupaten Buleleng.


“Kegiatan Diklat PMR Wira Satuan Inti PMI Kabupaten Buleleng dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan hingga mencapai Angkatan ke-41.

Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam pembinaan PMR,” ujar Supriatna, Jumat (19/12/2025).


Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Bantul, Wahyu Nurwasi Rofiah Sakti, selaku pimpinan rombongan studi tiru, mengatakan bahwa Satuan Inti PMR Wira saat ini hanya berkembang di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng.


“Buleleng menjadi sasaran studi tiru karena Satuan Inti PMR Wira berawal dari sini. Kami ingin belajar untuk membentuk satuan serupa agar mampu mengembangkan dan membina PMR di Kabupaten Bantul,” ungkapnya.


Rofi, sapaan akrab Wahyu Nurwasi Rofiah Sakti, menambahkan bahwa keberadaan Satuan Inti PMR Wira akan memudahkan PMI dalam menjangkau sekolah-sekolah melalui pendekatan rekan sebaya.


“Selain dilibatkan dalam kegiatan kemanusiaan dan kerelawanan, Satuan Inti PMR Wira juga berperan sebagai tutor sebaya untuk mengembangkan PMR di sekolah sesuai jenjangnya masing-masing,” jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Bantul turut melibatkan Ahmad Shidiq (Staf Bidang Transportasi dan Logistik), Fajar Juniananingsih (Staf Bidang SDM dan Diklat), Ade Riyani (TSR), serta Nuray Anggraini Nurchayat (Pembina PMR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *