Sinergi Pemprov Bali-OJK Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi, Koster Minta Kuatkan Kolaborasi

Sinergi Pemprov Bali-OJK Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi, Koster Minta Kuatkan Kolaborasi.
Sinergi Pemprov Bali-OJK Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi, Koster Minta Kuatkan Kolaborasi.

DENPASAR, SERANUSA.COM— Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali di Ruang Uluwatu, Kantor OJK Bali, Denpasar, Selasa (14/4).

Dalam kesempatan tersebut, Koster menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Koster menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Bali dengan OJK dan Bank Indonesia. Menurutnya, hubungan yang harmonis tersebut telah berperan besar dalam memperkuat sektor perbankan dan ekosistem ekonomi di Bali.

“Sinergi dan kolaborasi dengan lembaga keuangan di Bali berjalan sangat baik dalam mendukung ekosistem perekonomian, termasuk memperkuat perbankan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Koster juga menyoroti capaian ekonomi Bali yang tetap tumbuh positif di tengah berbagai tantangan. Pada 2025, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) tercatat mencapai 7,05 juta orang, meningkat sekitar 750 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara total, kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara mencapai lebih dari 16,3 juta orang.

Menurut Koster, tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan daya tarik Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap kuat, meskipun dihadapkan pada berbagai isu seperti kemacetan, sampah, dan kampanye negatif di media sosial.

“Bali tetap dicintai wisatawan. Astungkara, kunjungan terus meningkat,” katanya.

Dari sisi ekonomi, Bali mencatat pertumbuhan sebesar 5,82 persen, menempatkannya di posisi empat nasional.

Koster menegaskan capaian ini istimewa mengingat Bali tidak memiliki sumber daya tambang seperti daerah lain. Selain itu, pendapatan per kapita meningkat, kesenjangan menurun, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 79.

Pariwisata masih menjadi tulang punggung ekonomi Bali dengan kontribusi mencapai 66 persen terhadap perekonomian daerah. Bahkan, Bali menyumbang sekitar 55 persen devisa pariwisata nasional atau setara Rp176 triliun dari total Rp319 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *