Wayan Koster Masuk Figur yang Dijagokan DPD Gerindra di Pilgub Bali, Aroma Koalisi Merah Putih Merebak, Simak Ini

Wayan Koster dan Made Muliawan Arya (De Gadja). FOTO ist IG
Wayan Koster dan Made Muliawan Arya (De Gadja). FOTO ist IG

SERANUSA.COM,DENPASAR-Nama Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster masuk dalam deretan tiga nama yang dijagokan DPD Gerindra Bali pada  pemilihan Gubernur Bali 2024-2029.

Figur Wayan Koster dinilai sangat kuat di Bali hingga membuat Gerindra kepincut mengajukan namanya ke DPP untuk dipertimbangkan  Ketua DPP Gerindra Prabowo Subianto (Presiden Ri terpilih). Semua keputusan DPD masih menanti keputusan DPP.

Kabarnya tiga nama diajukan DPD Gerindra Bali. Dua figur kuat diantaranya yakni Gubernur Bali periode sebelumnya Wayan Koster dan Mantan Walikota Denpasar Rai Mantra.

Mungkinkah Gerindra mengusung Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini?

Opsi itu bisa saja terjadi. Kini semuanya tentu menunggu keputusan DPP Gerindra.

Spekulasi ini memungkinkan terjadinya koalisi merah putih pada Pilgub Bali. Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadja kemungkinan menjadi bakal calon wakil Gubernur Bali akan disatukan  dengan Bacagub Wayan Koster.

PDI Perjuangan dan Gerindra Bali kabarnya tengah direncanakan bersatu di Bali. Komposisi ini dinilai sejumlah pihak akan menjadi paket terkuat.

BACA JUGA:

Bali Jadi Provinsi Paling Demokrasi saat Dipimpin Gubernur Wayan Koster, Kalahkan Jakarta, Yogyakarta dan Jabar

Selain kuat, paket Koster-De Gadja akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Bali untuk lima tahun kedepan.

Kepentingan kedua partai politik juga disinyalir dapat terakomodir dari paket ini. Karena di sisi lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang juga Presiden V RI memiliki hubungan baik dengan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto yang juga Ketua DPP Gerindra.

Megawati dan Prabowo kabarnya akan bertemu di Jakarta. Namun pertemuan ini menurut informasi tak akan ada yang tahu kapan terjadi.

Pilkada serentak 27 November 2024 akan berbeda dengan pertarungan di Pilpres dan Pileg 2024 kemarin. Untuk itu kedua petinggi  bisa bersatu pada Pilkada serentak. Banyak kepentingan di daerah yang perlu diamankan kedua pihak di setiap daerah. 

Terkait kemungkinan PDI Perjuangan Bali dan DPD Gerindra bersatu di Bali dalam paket Merah Putih, ditanggapi Wayan Koster saat ditemui awak media di Kantor DPD PDIP Bali jalan Banteng Renon. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *