TABANAN, SERANUSA.COM– Sikap bijak Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya patut dicontoh semua orang dalam merespons kasus dugaan pencurian ayam aduan oleh KD hingga tewas di keroyok warga
Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan Jumat 24 Juli 2026 lalu.
Komang Sanjaya fokus memperhatikan sisi kemanusiaan dari kejadian ini.
Bagi Sanjaya, sangat penting menjamin masa depan anak anak dari terduga pencuri dan juga warga setempat yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kami di pemerintah Kabupaten Tabanan berdiri di sisi kemanusiaannya, dan kami sangat menghormati proses hukum yang sudah dilakukan oleh aparat penegak hukum, khususnya kepolisian di Kabupaten Tabanan,” kata Bupati Sanjaya seperti dikutip dari instagram @Dr I Komang Sanjaya, SE.MM, Rabu 29 Juli 2026.
Bupati Tabanan dua periode ini mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Tabanan, pihaknya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas terjadinya musibah di Tabanan, dan wilayah Singaraja, Buleleng.
BACA JUGA
Kuasa Hukum Reiner Sugata Liman Optimis Kasus Suami Lapor Istri di Polresta Denpasar P-21
“Dan di saat yang sama juga, kami sangat memperhatikan, tertuju juga kepada baik korban tersangka maupun korban yang menjadi korban, khususnya yang sampai meninggal.
Dan sebagai bentuk kepedulian kami, pemerintah Kabupaten Tabanan, kami memberikan santunan kepada para pihak, baik pihak korban maupun pihak yang tersangkakan, khususnya buat anak-anaknya, karena menanggung beban.
Baik itu berupa santunan, baik dari sisi pendidikannya, baik dari sisi yang lainnya,” jelas Sanjaya.
Ia juga mengimbau pekerja media massa dan masyarakat Bali agar membuat berita yang sangat objektif, kondusif, juga tetap dari semua sisi. Jangan ada provokasi sehingga kondusifitas keamanan Bali terjaga, keamanan Tabanan juga terjaga, dan Kabupaten yang lain juga terjaga.
” Itu imbauan kami dari pemerintah Kabupaten Tabanan,” katanya.
Kasus ini menjadi perhatian nasional karena KD diduga pencuri ayam aduan, kemudian tertangkap dan diamuk massa hingga meninggal dunia diamuk warga. Warga setempat membunyikan kulkul setelah pergoki KD.








