SERANUSA.COM,DENPASAR- Kapal tanker Elisabet meledak dua kali di perairan Topekong Karangasem Bali ketika hendak menuju Sumbawa NTB. Ledakan terdengar dua kali. Lima orang tewas di atas kapal akibat luka terbakar. Sementara banyak ABK yang mengalami luka bakar dan kini dirawat di RS Ngoerah Rai Sanglah Denpasar.
Kapal Elisabet terbakar pada Rabu 7 Agustus 2024 pukul 03.00 WITA. Berikut ini nama lima orang yang dinyatakan tewas saat terjadi evakuasi oleh kepolisian, Basarnas, KSOP dan Depo Pertamina. Kini kejadian ini masih ditelusuri oleh labfor Polda Bali.
Inilah korban meninggal dunia berdasarkan penjelasan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan :
1.Joko (oiler)
2.ismail (oiler)
3.riski (masinis4)
4.syahlan(oiler)
5.faturahman (kadet mesin)
“Setelah di cek dinyatakan meninggal dunia dan yang lainnya luka bakar,” kata mantan Kapolresta Denpasar Bali ini seperti dikutip dari akun instagram Sahabat Polri.
Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., membenarkan kebakaran kapal tangker elisabet satu pada rabu 7 agustus 2024 sekitar pukul 03.00 Wita telah diperairan gili topekong.
Dia menjelasakan, adapun kronologis kejadian menurut keterangan pelapor dan para saksi si TKP;
Pada rabu sekitar pukul 01.18 Wita Kapal Elisabeth dengan 21 crew, membawa bahan bakar menuju Badas Sumbawa NTB.
Kurang lebih perjalan 1 Jam 4 Menit atau tepat 1 Mil dari pulau Topekong Karangasem mendengar suara ledakan di bagian kiri Mes Kru Kapal.
Selanjutnya pelapor membuka pintu kapal dan turun melihat keadaan di bawah kapal bertemu dengan Muhamad Saiful dan menanyakan pada Saiful bahwa yang meledak bagian mes kru kapal. Lalu pelapor naik ke anjungan kapal dan melihat banyak ABK kapal mengalami luka bakar.
Hal yang dilakukan yakni pengecekan oleh CHIEF Officer, setelah di cek di tukan crew tergeletak satu orang atas nama Saiful selaku juru mudi dalam keadaan luka bakar.
Kapal tidak bisa olah gerak lalu nahkoda meminta bantuan ke opreasi Tanjung Manggis kemudian terjadi ledakan kedua setelah dicek terjadi kebakaran di kamar mesin. Saat itu semua crew berkumpul ke master station namun lima orang crew tidak ikut ngumpul masing-masing an
1.Joko (oiler)
2.ismail (oiler)
3.riski (masinis4)
4.syahlan(oiler)
5.faturahman (kadet mesin).








