DENPASAR, SERANUSA.COM-Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali atas kinerja optimal dalam mengungkap berbagai temuan pelanggaran tata ruang di wilayah Bali.
Menurut Koster, kerja Pansus TRAP sangat baik dalam upaya penataan dan penegakan aturan yang kini sedang digencarkan pemerintah Provinsi Bali. Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali sangat baik bagi seluruh masyarakat Bali.
BACA JUGA
“Kita berterima kasih kepada Pansus TRAP DPRD Bali karena sudah bekerja dengan sangat baik. Banyak temuan yang diberikan kepada kita, dan itu sangat baik untuk Bali. Kita akan terus mendukung kerja Pansus,” tegas Gubernur Koster didampingi Ketua Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali I Made Suparta dan Bupati Klungkung I Made Satria, serta didampingi Kasatpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali Ida Bagus Gede Sudarsana Minggu 23 November 2025 di Jaya Sabha Denpasar.
Koster menegaskan, tahun ini Pemerintah Provinsi Bali melakukan langkah tegas menertibkan pelanggaran tata ruang dan kegiatan yang tidak sesuai aturan di Bali dan perundang undangan.
Pansus TRAP DPRD Bali akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan pelanggaran pelanggaran di seluruh wilayah Bali.
“Pansus akan jalan terus untuk memantau sekaligus mengawasi berbagai bentuk pelanggaran di seluruh Bali, karena tahun ini kita mulai bersih-bersih,” kata Koster.
BACA JUGA
DPRD Bali Target DTW Jatiluwih, Pelanggaran Tak Ada Tawar Menawar, akan Diawasi Ketat
Pemerintah Bali telah menindak pelanggaran tata ruang di Pantai Bingin beberapa waktu lalu. Kini, proyek Lift Kaca di Pantai Kelingking Nusa Penida diperintahkan untuk penghentian aktivitas.
Koster meminta investor membongkar lift kaca tersebut dalam waktu enam bulan dan kembali memperbaiki fungsi tata ruang di sana selama tiga bulan.








