SERANUSA.COM,DENPASAR-Tiga orang meninggal dunia dari 18 korban kebakaran LPG di Denpasar. rata-rata korban mengalami luka bakar serius di atas 70 persen.
Kini semua korban yang tersebar di sejumlah rumah sakit di Denpasar telah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah. Dari 16 korban yang dirawat di RS Ngoerah, meninggal dunia tiga orang dan masih tersisa 13 orang dirawat dengan luka bakar serius.
Seperti dilansir dari Sahabat Polri Bali, kebakaran hebat terjadi di Gudang Eceran Gas Elpiji milik CV. Bintang Bagus Perkasa di Jl. Cargo Taman I No. 89 Banjar Uma Sari Desa Ubung Kaja Denpasar.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan saat ini ke 18 korban sedang dirawat intensif di beberapa rumah sakit, sejak minggu 9/6/2024.
BACA JUGA:
Ancam Suami Istri Pakai Pisau, Dua Pelaku Berujung di Penjara, Polsek Denbar Beberkan Kronologi
Diantaranya, RS Surya Husada Ubung Kaja Denpasar sebanyak 3 orang Atas nama Yoga wahyu pratama, laki-laki 24 tahun asal Banyuwangi.
M. Umar effendi , laki-laki 34 tahun asal Banyuwangi Banyuwangi, dan Edi, laki-laki 34 tahun asal Banyuwangi.
Kemudian, di RS Mangusada Badung dirawat sebanyak 4 orang atas nama Wiri Sumardi, laki-laki 35 tahun alamat Jl. Pidada Denpasar, Ahmad Tamyis Mujaki, laki-laki 25 tahun, alamat Jl. Karya Makmur Denpasar, Danu Sembara, laki laki 31 th, alamat jl Cargo Denpasar, Suherminadi, laki-laki 47 th, alamat jl Cargo Denpasar
Korban di rawat di RS Wangaya 1 orang bernama Katiran. Sementara di RS Bali Med Denpasar sebanyak 2 orang An. Yudi dan Diki.
Dan korban yang dirawat di RSUP Prof Ngoerah Sanglah sebanyak 8 orang atas nama Eko budi santoso, Robiaprianus amput, Ernus, Yolla Aldy, Mohamad Sofyan, Yudis Aldyanto, Purwanto, Didik Suryanto.
Kabar yang dihimpun Seranusa.com, hampir semua korban di sejumlah rumah sakit di Denpasar telah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah. Kini para korban tengah dirawat intensif.
BACA JUGA:




