JAKARTA,SERANUSA.COM-Guna mengantisipasi lonjakan arus penyeberangan dan distribusi logistik di Bali, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya Bali, Gubernur Koster tengah memperjuangkan infrastruktur laut ke pusat.
Koster menyampaikan Pemprov Bali akan menyediakan lahan untuk pembangunan pelabuhan di wilayah utara, timur dan selatan Bali untuk distribusi logistik.
Hal ini mengemuka saat Gubernur Koster mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Gubernur Bali pada Rabu (8/4/2026).
Raker dipimpin langsung Ketua Komisi V Lasarus, Wakil Ketua Ridwan Bae, dan semua jajaran anggota, juga dihadiri Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi beserta jajarannya.
BACA JUGA
Shuttle Bus Permudah Akses Pemedek di Pura Besakih Saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh
Dalam kesempatan ini, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Pemprov Bali siap menyediakan lahan untuk pembangunan pelabuhan.
Sementara Menhub Dudy Purwagandhi merespon positif dan menyampaikan tidak perlu membangun pelabuhan-pelabuhan mahal. Seperti contoh dibangun di Lambung. Cukup dengan membangun pelabuhan plengsengan (dermaga Landing Craft Machine,red) jauh lebih murah investasinya sepanjang Pemprov Bali menyediakan lahan.
“Jadi biaya pembangunan pelabuhan plengsengan lebih murah,” katanya.
Ia menyampaikan untuk pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara akan dikembangkan oleh Pelindo. Sementara pelabuhan Amed, Sangsit, dan Gunaksa akan ditawarkan ke pihak swasta.
BACA JUGA
Menanggapi penyampaian Menhub, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan jika memang pelabuhan dianggap infrastruktur penting dan strategis, dan tidak membutuhkan anggaran terlalu besar bisa saja dipakai anggaran dari APBN.
“Seperti lainnya kita bangun dulu nanti pengelolaannya diserahkan kepada pihak swasta dalam bentuk KPBU (kerjasama pemerintah badan usaha). Intinya kehadiran Gubernur Bali disini untuk mempercepat. Kalau nunggu investor mau, tentunya lama, tapi kalau memungkinkan kita alokasikan dengan APBN,” katanya.








