PSSI Buleleng Kembali Gelar Liga Sepak Bola 2025, 31 Klub Siap Berlaga, Ketat terapkan Sistem Promosi dan Degradasi

PSSI Buleleng Kembali Gelar Liga Sepak Bola 2025, 31 Klub Siap Berlaga.
PSSI Buleleng Kembali Gelar Liga Sepak Bola 2025, 31 Klub Siap Berlaga.

SINGARAJA, SERANUSA.COM – Setelah sempat vakum dari format liga, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Buleleng kembali menggulirkan kompetisi liga sepak bola di wilayah Bali Utara.

Sebanyak 31 klub telah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga Desember 2025 mendatang.


Ketua Umum PSSI Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kembali kompetisi liga ini merupakan langkah strategis untuk mengaktifkan kembali klub-klub yang ada sekaligus memastikan keberlangsungan pembinaan pemain di Buleleng.

BACA JUGA

Warga Keluhkan Bising, Getar, dan Polusi Udara PLTGU Pemaron, Wabup Buleleng Gede Supriatna Langsung Turun Tinjau


“Harapannya lewat liga, klub-klub yang sudah ada bisa hidup lagi. Klub yang belum aktif juga bisa bergeliat,” ujar Suyasa.

“Semakin sering ada kompetisi, makin banyak kesempatan bermain, sehingga jam terbang pemain meningkat. Dengan begitu, regenerasi pemain akan terus terjaga,” tambahnya.


Menurut Suyasa, pada musim 2025 ini terdapat 7 klub yang akan berkompetisi di Liga 1, 8 klub di Liga 2, dan 16 klub di Liga 3.


Sebagai upaya memperkuat pembinaan pemain muda, PSSI Buleleng juga menerapkan regulasi baru. Setiap klub diwajibkan menurunkan pemain U-23, dan hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal lima pemain senior.


Format kompetisi pun disesuaikan dengan level masing-masing liga. Liga 1 dan Liga 2 akan menggunakan sistem setengah kompetisi, sementara Liga 3 akan menerapkan sistem home tournament.


Untuk menjaga dinamika dan kualitas persaingan, sistem promosi dan degradasi diterapkan secara ketat. Juara dan runner-up Liga 2 berhak naik ke Liga 1, sedangkan empat tim terbaik dari Liga 3 akan promosi ke Liga 2.


“Kami meyakini, kompetisi dalam format liga akan menjadi pondasi penting bagi keberlangsungan pembinaan sepak bola di Bali Utara dan menjadi langkah awal menuju prestasi Buleleng ke depan,” tutup Suyasa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *