DENPASAR,SERANUSA.COM– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Ni Luh Putu Putri Suastini Koster, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Bali untuk semakin mencintai dan menggunakan wastra Bali sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat perekonomian perajin lokal. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hita Kara” di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (28/7).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Bank BPD Bali, Direktur Utama Perumda Kerta Bali Saguna, perwakilan BaliMall.id, Ketua Dekranasda Kabupaten Klungkung, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Putri Koster menegaskan bahwa sejak periode pertama kepemimpinannya di Dekranasda Bali, pemberdayaan UMKM dan IKM menjadi salah satu fokus utama. Melalui sinergi bersama Bank BPD Bali dan berbagai pihak, Dekranasda Bali terus berupaya memberikan pendampingan sekaligus membuka akses pasar bagi produk-produk lokal Bali.
BACA JUGA
Ia menjelaskan, pada periode kedua kepemimpinannya, Dekranasda Bali kembali menghadirkan program IKM Bali Bangkit yang hingga kini terus menunjukkan hasil menggembirakan. Sejak dibuka pada Maret hingga saat ini, nilai transaksi yang tercatat telah mencapai kurang lebih Rp32 miliar.
“Ajang Pesta Kesenian Bali memberikan dampak yang sangat besar terhadap peningkatan penjualan produk UMKM. Kami menyediakan wadah secara gratis bagi para pelaku usaha selama mereka bersedia mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain menyediakan ruang pameran, Dekranasda Bali juga secara rutin menyelenggarakan peragaan busana setiap bulan sebagai media promosi produk wastra Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk terus memberikan ruang promosi kepada para desainer dan perajin lokal.








