Rumah Kapolda Digerudug Massa, Ariasandy Sesalkan Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab Sebarkan Video Hoaks

Rumah Kapolda Digerudug Massa Bali, Ariasandy Sesalkan Ulah Oknum Tak bertanggung Jawab Sebar Video Hoaks. FOTO IG Polda Bali
Rumah Kapolda Digerudug Massa Bali, Ariasandy Sesalkan Ulah Oknum Tak bertanggung Jawab Sebar Video Hoaks. FOTO IG Polda Bali

DENPASAR,SERANUSA.COM-Beredar video rumah Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya di Bali digerudug massa di tengah Bali dilanda bencana banjir bandang. 

Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy S.I.K.,menyesalkan tindakan oknum tak bertanggung jawab tersebut.  

Ia membenarkan adanya peredaran video dengan narasi “Rumah Kapolda Bali Digerudug Massa”. Polda Bali kata Ariasandy memastikan itu “Hoaks”. Hal ini disampaikan senin 15/9/2025.

Dilansir dari akun IG Polda Bali, dijelaskan video tersebut memang ada tapi itu bukan kediaman Kapolda Bali sekali lagi itu bukan kediaman Kapolda Bali.

BACA JUGA

Korban Meninggal asal Magetan Ditemukan di Sungai Tukad Badung setelah 6 Hari, Banjir Bali Telan 18 Jiwa


Namun itu video terjadi saat aksi demo anarkis di depan Polda Bali tanggal 30 agustus 2025 lalu dan lokasi video yang beredar tersebut tempatnya di depan gedung Ditreskrimsus Polda Bali Jl. kamboja Denpasar.

“Kami sangat menyesalkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, membuat konten dengan narasi “Hoaks” seperti itu apalagi saat ini Bali sedang berduka karena bencana banjir bandang,” katanya.

Terkait peredaran video tersebut Polda Bali pastikan itu tidak benar alias “Hoaks” dan Polda menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan adanya peredaran vidio tersebut maupun berita Hoaks lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan mengganggu stabilitas keamanan Bali.

BACA JUGA

Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar Demi Menjaga Keamanan Pulau Bali

“Mari bersama kita jaga Bali dengan bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah percaya ataupun menyebarkan berita-berita “Hoaks” seperti itu.


Polda Bali pasti akan melacak siapa yang membuat dan menyebarkan konten memprovokasi tersebut, jika terbukti tentu kami akan bertindak tegas, ungkap Kabid Humas Ariasandy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *