Teriakan Tetangga Bikin Keder, Polisi Kejar Pelaku Ciri Bawa Motor Beat Putih, Kurus, Pakai Helm Sofie

Tas Korban berinisial KM (31) hendak diambil orang tak dikenal di rumahnya. FOTO ist Polresta Denpasar
Tas Korban berinisial KM (31) hendak diambil orang tak dikenal di rumahnya. FOTO ist Polresta Denpasar

SERANUSA.COM,DENPASAR-Kejadian dugaan pencurian terjadi di Jalan Paku Sari Sesetan Denpasar Selatan, Kota Denpasar Bali. Tas Korban berinisial KM (31) hendak diambil orang tak dikenal di rumahnya.
Pelaku yang diduga maling keder (ketakutan) dan melarikan diri gegara tetangga berteriak maling.

Padahal saat itu, si pelaku telah memegang tas milik korban dan naik motor membawa kabur.

Saat hendak kabur, tetangga korban berteriak maling-maling. Palaku takut dan menjatuhkan tas tersebut tak jauh dari rumah korban.

BACA JUGA:

Tempat Wisata di Bali Cocok Datang Bersama Keluarga dan Pasangan, Modal Rp 2 Ribu Lihat Unta dan Kuda

Saat itu, korban tak tahu jika ada oarng lain yang masuk ke rumahnya.

Karena dirinya sementara di belakang menyiapkan air panas untuk memandikan buah hatinya.

Tasnya di simpan di sofa di ruang tamu rumahnya. Melihat ada kesempatan, si pelaku diduga maling melancarkan aksinya.

Beruntung tetangga melihat aksi tersebut. Kini rekaman CCTV disebarkan di media sosial. Korban juga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Selatan.

Polresta melalui Polsek Densel tengah mengejar pelaku. Ciri-cirinya telah dikantongi. Polisi tinggal memastikan dan menciduk pelaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, ciri-ciri pelaku sudah diketahui. Pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna putih, berperawakan kurus, serta mengenakan helm dan masker untuk menutupi identitasnya. Selain itu, pelaku diketahui beraksi seorang diri dan menggunakan helm merk Sofie.

BACA JUGA:

Tempat Wisata Bali Terindah di Denpasar Tanpa Sunset, Tiket Masuk Rp 2 Ribu Buka 24 Jam

“Pihak kepolisian khususnya Polsek Denpasar Selatan kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini, Kami juga mengimbau kepada warga agar selalu berhati-hati dan waspada dengan aksi serupa,” tegas Kasi Humas.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video kejadian tersebar luas di berbagai platform media sosial, Polsek Denpasar Selatan Polresta Denpasar melalui Unit Reskrim saat ini tengah  melakukan penyelidikan kasus tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *