DENPASAR, SERANUSA.COM–Doa Miftah Ul Suwandi, ahli waris dari almarhum Suwandi korban banjir Bali 10 September 2025 lalu telah menerima santunan Rp 15 juta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Doa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali jajaran Pemprov Bali.
Ayah tercintanya bisa ditemukan hari keenam pasca bencana banjir Bali. Mereka berterima kasih kepada semua jajaran tim gabungan yang telah bekerja keras mencari korban.
“ayah kami terseret arus pada 10 September lalu di Perumahan Griya Selaras pada dini hari. Korban ditemukan pada hari keenam, yakni 16 September. Doa dan Bayu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali atas bantuan yang diberikan,” katanya, Jumat 19 September 2025.
BACA JUGA
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyerahkan santunan kepada korban banjir di Bali pada Jumat, 19 September 2025, bertempat di Kantor BPBD Provinsi Bali, Renon, Denpasar.
Penyerahan santunan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan solidaritas pemerintah terhadap korban banjir yang melanda beberapa wilayah di Bali pada 10 September lalu.
Santunan ini diberikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam memberikan dukungan kepada keluarga korban yang terdampak, termasuk mereka yang mengalami kerugian akibat banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made Indra menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa masyarakat Bali.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, kami menyampaikan turut berbelasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Dewa Made Indra.
BACA JUGA
Bantuan berupa santunan sebesar Rp15 juta diserahkan kepada Doa Miftah Ul Suwandi, ahli waris dari almarhum Suwandi. Doa, yang ditemani kakaknya, Bayu Candra Permana, menyampaikan terima kasih.








