SERANUSA.COM, TABANAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengharapkan masyarakat khususnya petani di Bali tetap semangat melaksanakan kegiatan pertanian sekaligus menjaga lahan pertaniannya untuk tidak beralih fungsi.
“Saya harap bapak-bapak ini tetap semangat dalam bertani dan kita dari pemerintah akan selalu berupaya mendukung agar petani semua lebih berdaya dan sejahtera,” kata Sekda Dewa Indra dalam diskusi bersama para petani di acara Gerakan Tanam Jagung dan Penyerahan bantuan Sarana dan Prasarana Pertanian di Balai Subak Lanyah Delod Jalan, Desa Tangguntiti, kec. Selemadeg Timur, Tabanan pada Sabtu (8/6) pagi dalam rilis Pemprov Bali.
BACA JUGA:
Macet Sanur seperti Canggu, Parkir Motor Liar Kiri Kanan Jalan Danau Tamblingan, Warga Minta Atensi
Sekda Dewa Indra dalam kesempatan tersebut mengatakan selain dari Pemprov Bali serta Pemerintah kabupaten, bantuan juga terus diupayakan dari sinergi berbagai pihak seperti Bank Indonesia, OJK hingga TNI sebagai langkah menyokong sektor pertanian.
Khususnya pula, Kabupaten Tabanan yang disebut-sebut sebagai lumbung padinya Provinsi Bali. “ Jadi ini upaya kita bersama untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan kesejahteraan para petani. Sekaligus juga kita ingin komitmen bersama bisa menjaga dan mempertahankan areal sawah kita saat ini, dan mudah-mudahan alih fungsinya tidak bertambah lagi,” ujar Sekda.
Sekda juga mengamini masukan para petani dan pihaknya akan segera memfasilitasi perbaikan saluran irigasi serta penambahan alat pompa untuk lahan tadah hujan, agar bisa berproduksi maksimal sepanjang tahun dan tidak hanya bergantung pada musim penghujan.
BACA JUGA:
Sementara itu, Pekaseh Kelompok Subak Lanyah Delod Jalan Agung Made Sukawatan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap keberadaan kelompok subak dan para petani yang hingga kini masih menggarap lahan.
Terutama di areal Kelompok Subak Lanyah Delod jalan yang terdiri dari 350 orang petani dan mengelola lahan seluas 220 hektar sawah. “Semoga pihak pemerintah kedepannya selalu ingat dengan kami para petani dan keberadaan kami di kelompok subak ini,” tandasnya.








