Ini Penegasan Polda Bali Terkait Video Viral Rumah Kapolda Bali Digeruduk Massa, Ariasandy: Itu Hoaks

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya (kanan) saat berada di lokasi bencana banjir belum lama ini. Ruma Kapolda Bali viral dalam video hoaks yang disebarkan oknum tak bertanggung jawab. FOTO IG Polda Bali
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya (kanan) saat berada di lokasi bencana banjir belum lama ini. Ruma Kapolda Bali viral dalam video hoaks yang disebarkan oknum tak bertanggung jawab. FOTO IG Polda Bali


DENPASAR,SERANUSA.COM-Beredar video rumah Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya di Bali digeruduk massa. Kabar ini langsung ditanggapi Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui  Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy S.I.K. 

Ariasandy menegaskan tak elok apa yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab di tengah Bali dilanda bencana banjir bandang.  Ia menyesalkan tindakan oknum tak bertanggung jawab tersebut.  

 Ia membenarkan adanya peredaran video dengan narasi “Rumah Kapolda Bali Digeruduk Massa”. Polda Bali kata Ariasandy memastikan itu “Hoaks”. Hal ini disampaikan senin 15/9/2025.

BACA JUGA

Rumah Kapolda Digerudug Massa, Ariasandy Sesalkan Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab Sebarkan Video Hoaks

 Dilansir dari akun IG Polda Bali, dijelaskan video tersebut memang ada tapi itu bukan kediaman Kapolda Bali sekali lagi itu bukan kediaman Kapolda Bali.

Namun itu video terjadi saat aksi demo anarkis di depan Polda Bali tanggal 30 agustus 2025 lalu dan lokasi video yang beredar tersebut tempatnya di depan gedung Ditreskrimsus Polda Bali Jl. kamboja Denpasar. 

“Kami sangat menyesalkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, membuat konten dengan narasi “Hoaks” seperti itu apalagi saat ini Bali sedang berduka karena bencana banjir bandang,” katanya.

Terkait peredaran video tersebut Polda Bali pastikan itu tidak benar alias “Hoaks” dan Polda menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan adanya peredaran vidio tersebut maupun berita Hoaks lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan mengganggu stabilitas keamanan Bali.

“Mari bersama kita jaga Bali dengan bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah percaya ataupun menyebarkan berita-berita “Hoaks” seperti itu.

 Polda Bali pasti akan melacak siapa yang membuat dan menyebarkan konten memprovokasi tersebut, jika terbukti tentu kami akan bertindak tegas, ungkap Kabid Humas Ariasandy.(*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *