Kasus Dugaan Fitnah di Medsos, 2 Kali WNA Mangkir dari Panggilan Penyidik Polresta Denpasar

Kuasa hukum Jimmy Cornelius Rade, SH (kiri) dan Cristian Paju, SH (kanan). FOTO ist
Kuasa hukum Jimmy Cornelius Rade, SH (kiri) dan Cristian Paju, SH (kanan). FOTO ist

DENPASAR,SERANUSA.COM – Kasus dugaan pencemaran nama baik dan atau fitnah dilaporkan di Polresta Denpasar oleh Piet Arja Saputra asal Denpasar. Terlapor dalam kasus itu merupakan WNA yang menuliskan komentar di sebuah akun Instagram yang terdapat foto anak dari pelapor.

Piet Arja Saputra melalui kuasa hukumnya Jimmy Cornelius Rade, SH dan Cristian Paju, SH mengatakan, laporan di Polresta Denpasar tercatat dengan Nomor LP/B/321/VII/2024/SPKT/Polresta Denpasar/Polda Bali tertanggal 10 Juli 2024.

Cristian Paju menjelaskan, pihaknya akan memperjelas kembali penanganan kasus itu ke pihak penyidik Polresta Denpasar. Ia menyebutkan, proses hukum sudah berjalan dan sudah naik ke tahap penyidikan.

“Terlapor ini sudah dipanggil secara patut oleh penyidik sebanyak dua kali tapi tetap tidak hadir. Dari SP2HP tertanggal 8 April 2025 yang kami terima, posisi terlapor berada di Hongkong,” kata Cristian Paju melalui sambungan telepon, Kamis, 24 April 2025, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini. 

Cristian menambahkan, WNA berinisial PHKC itu dilaporkan setelah menuliskan komentar dari sebuah foto yang diunggah di akun Instagram. Dalam foto tersebut ada beberapa siswa sekolah yang salah satu di antaranya adalah anak Piet Arja Saputra sebagai pelapor.

BACA JUGA

Warga Serangan dan BTID: Kolaborasi yang Tak Banyak Bicara ke Publik, Tapi Terus Bekerja

Dalam sebuah tangkapan layar, akun @i_am_peter_, menuliskan komentar dengan bahasa Inggris, ‘long time no see kids, u know wt?the girl called Vt* is just a girl come from a scammer family, be aware of them and say hi to her family, hope them all the best and good luck’.

Atau dalam terjemahan bebas bahasa Indonesia, ‘Lama tidak bertemu nak, kalian tahu kenapa? Gadis yang dipanggil Vt berasal dari keluarga penipu, hati2 terhadap mereka dan sampaikan halo ke keluarganya, berharap semua baik2 saja dan sukses selalu’.

Namun kemudian, komentar di akun @i_am_peter_* sudah terhapus dari postingan. Hanya saja, pihak Piet Arja Saputra sebagai pelapor sudah menyimpan melalui tangkapan layar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *